SURGA MERINDUKANMU GUY’S !

Oleh  Muhammad Yasirul*

 

“Tujuh Golongan yang akan dinaungi oleh Allah dibawah Naungan-Nya pada hari yang tidak ada naungan selain naungan-Nya yaitu pemimpin yang adil, pemuda yang senantiasa rajin beribadah kepada Allah swt, laki-laki yang hatinya selalu terpaut dengan masjid, 2 orang yang saling mencintai karena Allah, berkumpul dan berpisah hanya karena Allah. Laki-laki yang diajak berzina oleh perempuan yang berkedudukan tinggi lagi berparas cantik lantas ia berkata “Sesungguhnya aku takut kepada Allah SWT”, Laki-laki yang bersedekah secara sembunyi sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya, dan laki-laki yang senantiasa berdzikir kepada Allah hingga mengalir deras airmatanya”.

( Hadist Riwayat Bukhari-Muslim )

 

~ Sabda Rasulullah SAW dari Abu Hurairah ~

 

 

Subhanallah ! Bahagianya bila kita bisa menjadi salah satu golongan dari tujuh golongan yang dinaungi oleh Allah azza wa jalla dalam hadist tersebut. Karena kita semua tahu Surgalah tempat kembali yang sebaik-baiknya bagi orang-orang yang beriman dan bertaqwa hanya kepada Allah SWT.

 

Hai, Guy’s! Tidak rindukah Engkau pada Surga tempat kekal hidup yang yang terbaik di akhirat kelak? Wahai Sobat, tidak kangenkah Engkau kepada para Bidadari-Bidadari Surga? Sungguh merugilah Engkau jika tak ada lagi kata ‘Merindu’ dalam dirimu. Padahal Surga sendiri merindukan dirimu wahai pemuda. Janganlah engkau bersedih lagi, karena sudah tak ada gunanya. Lebih baik memperbaiki diri dari sekarang. Sebelum sang malaikat Maut datang menjemput dirimu. Nah, mumpung nyawa kita masih utuh dalam jasad ini. Marilah kita simak satu per satu dari tujuh golongan Pemuda yang menjadi dambaan Surga dan akan dinaungi oleh Allah azza wajalla.

 

Pertama,  dialah Pemimpin yang adil. Tidaklah mudah menjadi pemimpin yang adil. Namun setidaknya menjadi pemimpin bagi diri sendiri sudahlah cukup untuk menilai adil tidaknya kita sebagai pemimpin. Karena diri kitalah pemimpin itu. Nah, untuk bisa memimpin diri sendiri adalah satu kuncinya yakni kedisplinan diri. Jika kita konsisten dengan apa yang telah menjadi aturan dalam hidup kita maka kita harus siap untuk menjalani aturan tersebut baik aturan itu berat atau ringan. Jika kita mampu untuk memimpin diri sendiri. Insya Allah kita bisa memimpin orang lain, kelompok maupun masyarakat. Pemimpin yang adil adalah pemimpin yang benar-benar ikhlas berkorban harta, jiwa dan keluarga demi menjadi pelayan bagi bawahannya. Umar bin Khatab berkata ”Pemimpin adalah pelayan umat”. Siapkah kita menjadi pemimpin yang adil?

 

Kedua, Dialah pemuda yang senantiasa rajin beribadah kepada Allah SWT. Pemuda seperti apa yang dimaksud dengan rajin beribadah kepada Allah? Apakah yang hanya sekedar ibadah ritual semata?. Jawabnya tentu ’Tidak’ sebab yang dimaksud dengan rajin beribadah kepada Allah SWT adalah melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, mengamalkan ilmu agama yang diperolehnya kepada orang lain, selalu menjaga shalat lima waktunya, lidahnya selalu berdzikir kepada Allah SWT, selalu memohon pertolongan kepada Allah jika mendapatkan kesulitan, serta mendakwahkan indahnya Islam kepada saudara-saudara muslim lainnya. Intinya adalah segala aktivitasnya berporos hanya semata-mata mendapatkan keridhoan dari  Allah SWT. Dan untuk menjadi Pemuda seperti ini adalah tidak sulit jika kita memiliki niat dan motivasi yang kuat untuk berubah. Inilah Pemuda yang dirindukan oleh Surga. Sudahkah anda siap menjadi pemuda seperti ini?

 

Ketiga, dialah Pemuda atau Remaja yang hatinya selalu terpaut dengan masjid. Pemuda yang dimaksud hatinya terpaut dengan Masjid ialah pemuda yang meninggalkan hatinya di dalam masjid sekalipun jasadnya berada di luar masjid. Itulah puncak dari kecintaan, pertautan dan kerinduan akan sebuah masjid. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw bahwa ” Sebaik-baik tempat di sisi Allah masjid-masjid-Nya, dan seburuk-buruk tempat menurut Allah adalah pasar-pasar-Nya” (HR. Muslim). Aktivitas pemuda seperti ini tidaklah sama dengan pemuda-pemuda pada umumnya. Ia selalu memakmurkan masjid dengan lantunan tilawahnya, berdzikir kepada Allah SWT, mengajarkan ngaji kepada para santrinya, belajar dan menuntut ilmu agama, memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar masjid, serta selalu menjaga hatinya dari hal-hal yang membuatnya jauh dan lupa kepada Allah SWT. Sungguh beruntunglah pemuda seperti ini. Ia akan selalu tawadhu dalam melihat dunia. Dan kelak ia akan bersanding dengan para bidadari-bidadari Surga-Nya. Maukah engkau seperti pemuda ini?

 

Keempat, dialah Dua pemuda yang saling mencintai karena Allah, berpisah dan berkumpul karena Allah semata. Bukan karena syahwat dan ikatan kesukuan, tapi karena adanya ikatan aqidah yang seiman dan semata untuk mendapatkan keridhoan Allah SWT. Kedua Pemuda inilah yang akan menjadi penghuni-penghuni surga kelak. Dikarenakan hubungan persahabatan dan cinta kasih yang berlandaskan Cinta Kepada Allah. ”Aku mencintaimu karena Allah” itulah unggkapan yang selalu menghiasi kehidupan dua pemuda ini. Jika salah satu dari mereka mendapatkan kesusahan atau musibah maka yang lainpun tidak tinggal diam, ia akan membantu saudaranya semampu yang ia bisa. Keduanya saling mendoakan dalam sholatnya, saling memberi jika mendapatkan kelebihan rejeki, serta saling menjaga perasaan masing-masing. Bahkan mereka saling mengorban apa yang mereka miliki demi mendapatkan ridho Allah dari persahabatan keduanya. Apakah Engkau termasuk salahsatu dari dua pemuda ini?

 

Kelima, dialah Pemuda yang jika diajak berzina oleh seorang wanita cantik dan memiliki kekayaan, ia berkata ”sesungguhnya aku takut kepada Allah”. Subhanallah, sungguh mulianya pemuda ini. Begitu taqwanya ia di mata Allah azza wajala. Keimanannya sangat tinggi terhadap Allah, ia selalu merasa dirinya diawasi oleh Allah sehingga perbuatan maksiat pun takut ia lakukan. Bagaimanakah kita jika diperhadapkan dengan situasi seperti itu. Apakah kita akan sempat mengatakan hal yang sama sebagaimana ucapan pemuda ini?. Inilah ciri pemuda yang menempatkan Allah di hatinya bukan di lidahnya semata. Kesucian diri menjadi hal utama dalam hidupnya. Ia selalu menjaga pandangan dan kemaluannya dari hal-hal yang dilarang untuk dilihat dan disentuh oleh Allah SWT. Mampukah engkau menjadi Pemuda seperti ini?

 

Keenam, dialah Pemuda yang bersedekah secara sembunyi dengan tangan kanannya dan tidak diketahui oleh tangan kirinya. Pemuda seperti inilah yang selalu amanah dan dapat dipercaya sehingga layaklah ia dirindukan oleh Surga. Mengapa ia dirindukan oleh Surga? Sebab dengan bersedekah pemuda ini akan mendapatkan naungan dari sedekahnya itu pada hari kiamat kelak. Sebagaimana kata Rasulullah SAW ” Sesungguhnya sedekah itu meredam orangnya dari panasnya kuburan dan sesungguhnya orang mukmin itu di hari kiamat akan dapat berteduh di bawah naungan sedekahnya”. Pantaskah pemuda ini merindukan akan indahnya Surga? Layakkah ia bersanding dengan para bidadari-bidadari surga? Tentu sangatlah layak ia mendapatkan semua itu. Karena sesungguhnya Surga pun menanti dan merindukan pemuda-pemuda seperti ini. Harta tidak menggelapkan mata dan hatinya. Justru dengan kekayaan yang ia miliki, ia manfaatkan demi menolong sesamanya dan memuliakan agamanya. Maukah Engkau seperti pemuda ini?

 

Ketujuh, dialah Pemuda yang senantiasa berdzikir kepada Allah hingga mengalir deras airmatanya. Dialah pemuda yang selalu menangisi segala kekhilafan dan kesalahan yang pernah dilakukannya di masa lalu dengan selalu mengingat kebesaran Allah SWT. Dan segala nikmat yang  diberikan Allah kepadanya. Ia selalu menyesali setiap perbuatan-perbuatan dosanya. Karena ia yakin bahwa Allah Maha Pengampun dari segala dosa yang besar sekalipun. Selama ia mau bertobat dan kembali di jalan kebenaran dan diridhoi Allah SWT. Airmata inilah yang akan menjadi saksi baginya di Akhirat kelak. Yang akan mengantarkan dirinya masuk ke dalam istana Surga-Nya. Menemani para Bidadari Surga dan dilayani oleh para pelayan-pelayan yang memiliki pesona luar biasa. Inginkah Engkau menjadi pemuda seperti ini ?

 

Itulah ketujuh sosok Pemuda sejati yang dirindukan oleh Surga. Gimana guy’s, dapatkah kalian menjawab setiap pertanyaan dari ketujuh sosok pemuda ini? Mampukah kalian menjadi sosok mereka ? Tak perlu mengambil semuanya. Cukuplah satu diantara pemuda-pemuda ini menjadi idola dalam kehidupan duniamu. Jadikan sosok pribadi mereka berada satu dalam tubuhmu yang kekar. Biarkan pribadi-pribadi itu mewarnai kehidupanmu.

 

Marilah kita bermuhasabah kembali. Mengevaluasi pribadi kita masing-masing. ”Sudahkah aku merindukan Surga sebagaimana Surga merindukanku?” Jadikanlah kalimat ini menjadi tanya dalam setiap muhasabah yang kita lakukan. Oke Guy’s, sudah saatnya kita tinggalkan segala kemaksiatan yang pernah kita lakukan sebagaimana yang dilakukan oleh Pemuda ketujuh menyesali segala perbuatannya dan kembali ke jalan kebenaran.

 

Karena Surga Merindukanmu Guy’s….!!!

 

 

Kapaleo,  09 Januari 2009

Kupersembahkan untuk generasi muslim dimanapun berada

*) Pemerhati Problem Remaja dan Syariatv

 

http://yasirul.multiply.com/journal/item/34?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem

Sebuah Muhasabah Diri

Tuhanku,
Aku hanyalah sebutir pasir di gurun-MU yang luas
Aku hanyalah setetes embun di lautanMU yang meluap hingga ke seluruh samudra
Aku hanya sepotong rumput di padangMU yang memenuhi bumi
Aku hanya sebutir kerikil di gunung MU yang menjulang menyapa langit
Aku hanya seonggok bintang kecil yang reduo di samudra langit Mu yang tanpa batas

Tuhanku
Hamba yang hina ini menyadari tiada artinya diri ini di hadapanMU
Tiada Engkau sedikitpun memerlukan akan tetapi …
hamba terus menggantungkan segunung harapan pada MU

Tuhanku…………..baktiku tiada arti, ibadahku hanya sepercik air
Bagaimana mungkin sepercik air itu dapat memadamkan api neraka MU
Betapa sadar diri begitu hina dihadapanMU
Jangan jadikan hamba hina dihadapan makhlukMU
Diri yang tangannya banyak maksiat ini,
Mulut yang banyak maksiat ini,
Mata yang banyak maksiat ini…
Hati yang telah terkotori oleh noda ini…memiliki keninginana setinggi langit
Mungkinkah hamba yang hina ini menatap wajahMu yang mulia???

Tuhan…Kami semua fakir di hadapan MU tapi juga kikir dalam mengabdi kepada MU
Semua makhlukMU meminta kepada MU dan pintaku….
Ampunilah aku dan sudara-saudaraku yang telah memberi arti dalam hidupku
Sukseskanlah mereka mudahkanlah urusannya

Mungkin tanpa kami sadari , kamu pernah melanggar aturanMU
Melanggar aturtan qiyadah kami,bahkan terlena dan tak mau tahu akan amanah
Yang telah Tuhan percayakan kepada kami…Ampunilah kami

Pertemukan kami dalam syurga MU dalam bingkai kecintaan kepadaMU
Tuhanku….Siangku tak selalu dalam iman yang teguh
Malamku tak senantiasa dibasahi airmata taubat,
Pagiku tak selalu terhias oleh dzikir pada MU
Begitulah si lemah ini dalam upayanya yang sedikit
Janganlah kau cabut nyawaku dalam keadaan lupa pada Mu
Atau….dalam maksiat kepadaMU “Ya Tuhanku Tutuplah untuk kamu dengan sebaik-baiknya penutupan !!”

Dari saudara untuk saudara “Perbaiki diri Serulah Orang Lain”

PETUNJUK TROUBLESHOOTING

PETUNJUK TROUBLESHOOTING

1. Kerusakan mesin selain system EFI
1. Tegangan baterai, fuse atau fusible link putus
2. Body earth
3. Kebocoran bahan bakar, saringan bahan bakar tersumbat atau pompa bahan bakar rusak.
4. Kerusakan busi, kabel busi putus, distributor rusak, igniter rusak atau kesalahan pengapian.
5. Masukan udara

2. Kerusakan yang berhubungan dengan system EFI yang disebabkan kabel kurang erat terhubung.
1. Periksa dan pastikan terminal tidak terlepas.
2. Pastikan konektor terhubung pas dan terkunci
3. Periksa setiap gejala kerusakan dengan cara menggoyang-goyangkan setiap hubungan konektor.

3. Waktu pengapian yang tidak tepat, yang harus diperiksa :
1. Pastikan terminal baterai terhubung dengan benar
2. Periksa kabel busi
3. Pastikan terminal ignition Coil dan system pengapian terhubung dengan benar

Pemeriksaan Kode Diagnosis
1. Periksa kode diagnosis
Ketika mesin mulai jalan dan check engine lamp menyala, hal ini menandakan adanya kerusakan pada system.
2. Pembacaan kode diagnosis
Catatan :
· Lihat halaman EF-4
· Jika system mendeteksi adanya kerusakan lihat hal EF-18 “Troubleshooting According to Diagnosis System”.

Pemeriksaan Sirkuit Power Supply
1. Periksa fuse dan fusible link
Jika fuse putus, lakukan petunjuk sesuai petunjuk troubleshooting.
2. Periksa relay utama EFI
a. Periksa suara operasi relay ketika kunci kontak diputar ke posisi ON
b. Keluarkan relay utama EFI dari relay box, kemudian periksa hubungan antara terminal 1 dan 2
Spesifik tahanan : 40 – 100 Ώ.
c. Periksa hubungan antara terminal 3 dan 4 ketika terminal 1 dan 2 diberi tegangan sebesar 12 Volt
Catatan :
Jika kerusakan tidak dapat diatasi periksa kabel harnessnya.

3. Pemeriksaan Relay Pompa Bahan Bakar
a. Periksa suara operasi relay jika kunci kontak diputar ke posisi ON
b. Keluarkan relay pompa bahan bakar dari relay box. Periksa hubungan antara terminal 1 dan 2.
Spesifik tahanan : 40 -100 Ώ.
c. Periksa hubungan antara terminal 3 dan 4 ketika terminal 1 dan 2 diberi tegangan sebesar 12 Volt.

Pemeriksaan Sistem Pengapian
1. Hubungkan timing light ke kabel pengapian pada silinder 1
2. Periksa tanda waktu pengapian pada pulley crankshaft dan harus sesuai dengan indikatornya.
Nilai spesifik : 0 ± 2º BTDC / at idle
Catatan :
· Keluarkan penutup saringan udara
· Hubungkan terminal test dan earth terminal dengan kabel pada konektoe diagnosis.

3. Keluarkan busi
4. Periksa elektroda wear dari kerusakan insulator
5. Ukur elektroda gap menggunakan plug gap gauge
Nilai spesifik : 0.9 – 1,0 mm (NGK, Denso)
6. Periksa tahanan distance piece busi dan kabel pengapian dengan spesifikasi :
Distance piece 1 : 0,3 Ώ atau kurang
Kabel pengapian 2 : 3,8 kΏ
Kabel pengapian 3 : 5.6 kΏ
Catatan :
Lepas hasil pengapian dari silinder head cover, kemudian keluarkan kabel distance piece.

7. Periksa tahanan Ignition Coil dengan spesifikasi :
Secondary koil : 13,6 – 2,0 kΏ

Pemeriksaan Tekanan Kompresi
1. Untuk sementara lepas relay utama dan relay bahan bakar
2. Pasang compression gauge ke dalam lubang busi
3. Tekan penuh pedal gas
4. Ketika mesin berputar, ukur tekanan kompresi.
Tekanan minimum : 1030 kPa pada 300 rpm
Catatan :
gunakan selalu baterai dengan tegangan penuh ketika kecepatan mencapai 300 rpm.

Pemeriksaan Sistem Bahan Bakar
1. Dengan sound scope periksa apakah ada suara pada injector ketika mesin menyala atau berputar.
Catatan :
· Bila tidak ada sound scope, gunakan obeng atau semacam injector dengan demikian dapat dirasakan getaran operasinya.
· Jika injector tidak mengeluarkan suara, periksa wiring dan konektornya sesuai dengan petunjuk prosedur.

2. Lepaskan konektor injector dari kabel mesin
3. Ukur tahanan tiap terminal injector
Spesifik tahanan : 11 – 17 Ώ ( pada 20º C )
4. Gunakan test lamp ( 12 V 6 W ), lampu akan menyala ketika mesin distarter atau berputar seperti di ilustrasikan pada gambar. Jika lampu tidak menyala periksa wiring harness dan RCU output.
5. Keluarkan pipa saluran bahan bakar dan keluarkan injector
6. Keluarkan injector grommet dan O-ring
Catatan :
Periksa apakah ada kerusakan pada injector grommet.

7. Gunakan SST, pasang injector masukkan ke alat ukur seperti dalam gambar.
SST :
1. 09268-87701-000
2. 09268-87702-000
3. 09842-30070-000
Catatan :
· Pasang grommet baru pada injector
· Psang O-ring baru pada O-ring seal section
· Psang hose bands ke rubber hose conection

8. Lepaskan relay pompa bahan bakar, kemudian hubungkan terminalnya dengan kabel, seperti dalam gambar.
9. Putar posisi saklar ke posisi ON
10. Hubungkan kabel SST ke terminal baterai selama 15 detik
11. Ukur bahan bakar yang terkumpul didalam tabung pengukur.
Jumlah spesifik bahan bakar : Approx. 42-48 ml
Variasi tiap injector : 5 ml atau kurang
Catatan :
· Pasang vinyl hose pada setiap ujung injector untuk mencegah tumpahan bahan bakar.
· Lakukan pengukuran dua atau tiga kali untuk setiap injector
· Sebelum injector dilepas, pastikan kunci kontak pada posisi OFF
· Ketika melepas injector gunakan penutup yang sesuai untuk menghindari tumpahan bahan bakar.
· Sebelum melakukan test lakukan Air Bleeding pada fuel hose.

12. Pastikan tidak ada kebocoran bahan bakar dari nozzle injector ketika kabel SST dilepas dari terminal baterai
Spesifikasi : kurang dari satu tetes bahan bakar tiap menit
Catatan :
Ganti injector jika terjadi kebocoran berlebihan.

13. Putar posisi kunci kontak ke posisi OFF
14. Lepas hose band pada saringan bahan bakar
15. Hubungkan pipa bahan bakar ( sekitar 2 meter ) ke saringan bahan bakar
16. Masukkan selang bahan bakar ke tabung pengukur
Perhatian !
· Tekanan bahan bakar pada saluran bahan bakar sekitar 284 kPa, untuk itu lekas pindahkan pipa untuk menghindari tumpahan bahan bakar.
· Ketika bahan bakar mengalir, pastikan sambungan atau penutup saringan bahan bakar tertutup rapat sehingga bahan bakar tidak mengenai mesin atau komponen-komponen karet dari kendaraan.

17. Lepaskan relay pompa bahan bakar, kemudian sambungkan terminal-terminal dengan kabel, seperti dalam gambar.
18. Putar kunci kontak ke posisi ON selama 10 detik, kemudian matikan.
19. Ukur jumlah bahan bakar yang terkumpul di gelas ukur.
Spesifiksasi jumlah bahan bakar : 230 ml atau lebih
Catatan :
Periksa apakah ada kebocoran saluran bahan bakar dan sumbatan di saringan bahan bakar.

20. Lepaskan regulator tekanan bahan bakar dari saluran bahan bakar, kemudian pasang pressure gauge diantara regulator tekanan dan saluran pipa dari saringan bahan bakar seperti tampak dalam gambar.
SST : 09268-87701-000
09283-87703-000
21. Putar kunci kontak ke posisi ON
22. Periksa tekanan bahan bakar
Nilai spesifik : 284 ± 5 kPa
Catatan :
Jika tekanannya kurang, periksa pompa bahan bakar dan regulator tekanan.

23. Pemeriksaan kecepatan putar idle
1. Hubungkan tachometer ke terminal konektor diagnosis
2. Periksa kecepatan putar idle dengan nilai spesifikasinya.
Nilai referensi : sekitar 1400 rpm / 25º C
Catatan :
Kecepatan putar idle tidak dapat disesuaikan, jika kecepatan putar idle tidak sesuai dengan referensinya, periksa system udara tambahan sesuai dengan prosedur pemeriksaan.

3. Lepas penutup air cleaner dari throttle body
4. Starter mesin, periksa apakah ada udara pada saluran auxiliary air.

1. Gunakan jari untuk memeriksa auxiliary air valve port, pastikan kecepatan mesin akan turun.
2. Jika temperatur air pendingin diatas 70º C, gunakan jari untuk memeriksa auxiliary air port, pastikan kecepatan mesin tidak berubah.
Catatan :
Ganti throtlle body jika auxiliary air system rusak.

5. Periksa kecepatan putar idle, jika temperatur air pendingin lebih besar dari 80ºC
Nilai spesifikasi : Kendaraan M/T
800 ± 50 rpm
Kendaraan A/T
850 ± 50 rpm
Catatan :
Jika kecepatan putar tidak sesuai dengan spesifikasi, periksa unit ECU lihat hal EF – 41

TROUBLESHOOTING SESUAI DENGAN KODE DIAGNOSIS
Persiapan Troubleshooting dengan SST
EFI unit dapat diperiksa dengan mengukur tahanan atau tegangan pada SST terminal.
1. Lepas kabel dari terminal negative (-) baterai
Perhatian :
· Pastikan telah menyimpan kode kerusakan sebelum melepas kabel baterai, karena kode kerusakan tersebut akan terhapus jika kabel baterai dilepas

2. Lepas konektor wire harness dari konektor EFI ECU, konektor tersebut terletak dibawah dashboard di sisi depan.
3. Hubungkan SST diantara konektor wire harness dan konektor EFI ECU
SST : 09842-87706-000
4. Hubungkan kembali kabel ke terminal negative (-) baterai
Perhatian :
· Jika melepas atau menghubungkan konektor EFI ECU, pastikan telah melepas kabel dari terminal negative (-) baterai dan seluruh saklar aksesoris dalam keadaan mati.
· Ketika memasang baterai baru, jangan salah memasang terminal baterai, kesalahan pemasangan terminal menyebabkan kerusakan ECU.
· Sebelum menggunakan SST, pastikan telah memeriksa dalam posisi short atau open pada terminal SST.

KODE DIAGNOSIS NO.13
SIRKUIT DAN SENSOR CAM ANGLE

1. Pemeriksaan sensor cam angle
1. Lepaskan konektor pada sensor cam angle
2. Periksa tahanan pada sensor cam angle
Nilai spesifik : 205 – 255 Ώ
Catatan :
Jika nilai tahanan tidak sesuai dengan spesifikasi maka ganti generator sinyal sesuai IG section.

3. Pindahkan sementara relay utama EFI dari relay box
4. Periksa tegangan antara terminal cam angle ketika mesin berputar.
Nilai spesifik : sekitar AC 150 mV / 300 R.P.M
Catatan :
· Pembangkit tegangan harus diukur menggunakan voltmeter AC
· Atur gap jika hasil pengukuran tidak sesuai dengan nilai spesifikasinya. Lihat IG section

REFERENCE
1. Siapkan osiloskop
2. Hubungkan probe ke respective terminal
3. Periksa sinyal yang ditampilkan di osiloskop ketika mesin berputar.
Catatan :
Jika tidak ada sinyal, periksa air gap dari sinyal generator. Lihat IG section service manual.

3. Pemeriksaan kabel harness dan ground
1. Periksa ground jika terjadi kelonggaran atau korosi
2. Hubungkan konektor cam angle dan konektor wire harness
3. Hubungkan dengan SST
Catatan :
· Lihat EF- 18 “Preparation of Troubleshooting with SST”
· Lepas konektor antara SST dan EFI ECU

4. Ukur tahanan antara terminal SST 21 dan 53
Nilai spesifikasi tahanan : 205 – 255 Ώ
Catatan :
Jika masalah tidak dapat diatasi dengan perbaikan wire harness dan penggantian komponen, maka ganti ECU.

KODE DIAGNOSIS NO.24
SIRKUIT DAN SENSOR TAHANAN VARIABLE

Jika sinyal sensor tahanan variable 4,8 V atau lebih dan kurang dari 0,2 V ;
1. Periksa sambungan konektor
2. Matikan kunci kontak
3. Periksa wire harness
1. Hubungkan SST antara konektor ECU dan konektor wire harness
2. Pastikan tegangan antara terminal SST 56 dan 52 sesuai dengan nilai spesifikasinya jika kunci kontak diputar pada posisi ON.
Nilai spesifik : 0,2 V – 4,8 V
Catatan :
Jika tegangan pengukuran tidak sesuai dengan spesifikasinya, periksa wire harness.

3. Pastikan tegangan antara terminal SST 23 dan 52 sesuai dengan nilai spesifikasinya ketika kunci kontak pada posisi ON.
Nilai spesifik : 4,5 – 5,5 V
Catatan:
Jika tidak ada tegangan yang terukur, perisa sirkuit power supply ECU, ECU ground sirkuit dan wire harness.

4. Pemeriksaan unit sensor tahanan variable
1. Matikan kunci kontak
2. Lepas konektor sensor tahanan variable
3. Periksa tahanan antar terminal
Catatan :
· Pastikan menggunakan SST yang sesuai untuk memutar rotor.
SST : 09243-87201-000
· Jika nilai tahanan 0,14 kΏ atau lebih rotor berputar pada arah L dan 6,24 kΏ atau kurang rotor berputar pada arah R dengan demikian rotor telah berfungsi dengan benar.
· Jika kerusakan tidak dapat diatasi dengan perbaikan wire harness atau penggantian komponen, lihat halaman mengenai “Replacement of ECU”

KODE DIAGNOSIS NO.31
SIRKUIT DAN SENSOR TEKANAN

1. Pemeriksaan sensor tekanan
1. Hubungkan SST dengan konektor ECU dan konektor wire harness
2. Pastikan tegangan antara terminal SST 23 DAN 52 pada posisi kunci kontak ON sesuai dengan nilai spesifikasinya.
Nilai spesifik : 4,5-5,5 V
Catatan :
Jika tidak ada tegangan yang terukur, periksa sirkuit power supply ECU, ECU ground sirkuit dan wire harness.

3. Periksa tegangan antara terminal SST 24 dan 52 pada posisi kunci kontak ON dan pastikan sesuai dengan tegangan spesifikasinya.
4. Hubungkan sementara vacuum gauge ke saluran negative tekanan VSV untuk mengukur tekanan didalam intake manifold, selanjutnya nyalakan mesin dan jaga pada putaran idlingnya. Pada posisi ini pastikan alat ukur membaca tekanan dan tegangan antara terminal SST 24 DAN 52, yang dapat diketahui dengan menggunakan rumus :
V = 0,004 x P1 + 0,6
Dimana,
V : tegangan selama idling (V)
P1 : Tekanan di Intake manifold selama idling ( – mmHg ).
Perhatian :
Sensor tekanan hanya digunakan satu kali, karena ulir pada sensor tekanan akan rusak jika sensor tersebut dilepas.
Catatan :
· Ganti sensor tekanan jika tegangan pengukuran drop dari nilai spesifikasinya
· Jika tegangan pengukuran tidak sesuai dengan nilai spesifikasinya periksa wire harness.
· Jika kerusakan tidak dapat teratasi dengan memperbaiki wire harness atau penggantian komponen lihat EF-41 mengenai “Replacement ECU”.

KODE DIAGNOSIS NO.41
SIRKUIT DAN SENSOR POSISI THROTLLE

Kode diagnosis akan muncul jika sinyal dari sensor posisi throttle lebih dari 4,8 volt atau kurang dari 0,3 volt dalam waktu yang lama setelah mesin distarter.
1. Matikan kunci kontak ke posisi OFF, kemudian lepas konektor ECU. Pasang konektor SST diantara ECU dan konektor yang dilepas tadi.
2. Putar posisi kunci kontak ke posisi ON, ukur tegangan antar terminal pada konektor SST (lihat gambar).
3. Jika hasil pengukuran tidak sesuai dengan tegangan standart dalam table, periksa konektor sensor posisi throttle dan wire harness.
4. Putar kunci kontak ke posisi OFF, kemudian lepas konektor sensor posisi throttle.
5. Ukur tahanan antar terminal pada konektor sensor posisi throttle.
6. Ganti sensor posisi throttle jika hasil pengukuran tidak sesuai dengan nilai standartnya
7. Putar kunci kontak ke posisi ON, ukur tegangan dan tahanan antar terminal pada sisi wiring harness.
8. Jika hasil pengukuran tidak sesuai dengan nilai standaratnya, periksa apakah wiring harness dalam posisi open atau short sirkuit.
9. Jika kerusakan tetap ada setelah komponen dan wiring harness telah diganti, lihat EF-41 mengenai “Replacement ECU”.

KODE DIAGNOSIS NO. 42
SIRKUIT DAN SENSOR TEMPERATUR AIR

Jika sensor temperature air pada open atau short sirkuit
1. Periksa apakah semua konektor terhubung erat
2. Pemeriksaan wire harness
1. Pasang SST diantara konektor ECU dan konektor wire harness
2. Pastikan tegangan antara terminal SST 25 dan 52 sesuai dengan nilai spesifikasinya, ketika kunci kontak pada posisi ON
Catatan ;
Jika tegangan pengukuran tidak sesuai dengan nilai spesifikasinya, periksa wire harness.
3. Pemeriksaan sensor temperature air
1. Putar kunci kontak ke posisi OFF
2. Lepas konektor sensor temperature air
3. Buang air pendingin mesin
4. Lepas unit sensor temperature air
Catatan :
Pastikan perbaikan dan penggantian sensor dilakukan setelah intake manifold telah dilepas dari silinder head.

5. Periksa tahanan antara terminal X30 dan X31, apakah sesuai dengan nilai spesifikasinya. Lihat EF-27.
Catatan :
Jika kerusakan tidak dapat diatasi dengan memperbaiki wire harness atau penggantian komponen, lihat EF-41 mengenai “Replacement ECU”

KODE DIAGNOSIS NO.43
SIRKUIT DAN SENSOR TERMPERATUR UDARA MASUK

Jika sensor temperature udara masuk dalam open atau short sirkuit.
1. Periksa apakah konektor terhubung erat
2. Lepas konektor sensor temperature udara masuk
Catatan :
Sebelum konektor dilepas, pastikan posisi kunci kontak dalam posisi OFF.

3. Periksa tahanan antara terminal X33 dan X34 pada sensor temperature udara masuk, apakah sesuai dengan nilai spesifikasinya.

KODE DIAGNOSIS NO.44
SIRKUIT DAN SENSOR TEMPERATUR AIR CONDITIONER EVAPORATOR

Jika temperature air conditioner evaporator dalam open atau short sirkuit.
1. Periksa apakah konektor wire harness tersambung erat
2. Lepas konektor sensor temperature evaporator
Catatan :
Sebelum melepas konektor pastikan kunci kontak pada posisi OFF.

3. Periksa tahanan antar terminal.

Pemeriksaan wire harness
1. Pasang SST antara konektor ECU dan konektor wire harness.
2. Periksa tegangan antara terminal SST 3 dan 52, apakah sesuai dengan nilai spesifikasinya. Ketika kunci saklar pada posisi ON.
Referensi : 20º C, 1,8-2,9 V
Catatan :
· Jika tegangan pengukuran tidak sesuai dengan spesifikasinya. Periksa wire harness
· Jika kerusakan tidak dapat teratasi dengan memperbaiki wire harness atau penggantian komponen, lihat EF-41 “Replacement ECU”

KODE DIAGNOSIS NO.51
SWITHCING SINYAL SIRCUIT

Jika ECU mendeteksi adanya kerusakan pada switching sirkuit
1. Periksa konektor wire harness atau switching sirkuit, apakah telah tersambung erat.
1. Sirkuit sensor posisi throttle
2. A/C switch sirkuit
3. Neutral switch sirkuit (A/T)
Catatan :
· Kode ini tidak dapat disimpan
· Kode diagnosis ini dapat diindikasikan jika test terminal dihubungkan dengan earth terminal, seperti terlihat pada gambar.

2. Pemeriksaan wire harness dan switches
1. Pasang SST diantara konektor ECU dan konektor wire harness
2. Periksa apakah ada hubungan antara SST terminal 62 dan 38 posisi shift lever A/T pada posisi P atau N
3. Periksa tegangan antara terminal SST 20 dan 23 ketika throttle valve terbuka dan kunci kontak pada posisi ON
Nilai spesifik : 4,5 – 5,5 V
4. Periksa tegangan antara terminal SST 20 dan 54 ketika throttle valve tertutup penuh dan kunci kontak pada posisi ON.
Nilai spesifik 0,4 – 0,8 V
5. Periksa tegangan antara terminal SST 5 dan 62 ketika A/C switch pada posisi ON
Nilai spesifikasi : sesuai dengan tegangan baterai
6. Matikan kunci kontak, lalu lepas konektor pada sensor posisi throttle
7. Periksa tahanan antara terminal PSW dan VC pada sensor posisi throttle
Nilai spesifik : 2,5 – 6,0 kΏ
Catatan :
Jika kerusakan tidak dapat diatasi dengan perbaikan wire harness atau penggantian komponen, lihat EF 41 “Replacement ECU”

KODE DIAGNOSIS NO.52
SIRKUIT DAN SENSOR KECEPATAN KENDARAAN

Jika sensor kecepatan kendaraan dalam keadaan open atau short sirkuit.
1. Pemeriksaan reed switch
1. Lepas meter kombinasi
2. Ketika shaft speedometer drive berputar dalam satu putaran , pastikan terminal B10 dan B11 4 kali terhubung.
Catatan:
Sensor ini terdiri dari putaran shaped magnet rotary, yang berputar dengan kecepatan yang sama dengan kabel speedometer untuk menghubungkan atau memutuskan reed switch dan memungkinkan memberi masukan sinyal ke computer. Dalam 1 putaran speedometer dapat menghasilkan 4 buah pulsa.

2. Pemeriksaan wire harness
1. Hubungkan SST antara konektor ECU dan konektor wire harness.
2. Periksa tegangan antara terminal SST 7 dan 62, apakah sesuai dengan nilai spesifiknya ketika kendaraan berjalan.
Nilai spesifik : 0 – 5 V untuk sinyal pulsa.
Catatan :
· Jika tegangan hasil pengukuran 0 volt, periksa wire harness atau ada konektor yang terhubung singkat.
· Jika tegangan pengukuran tetap 5 volt, periksa wire harness atau ada konektor yang open sirkuit
· Jika kode diagnosis no.43 juga menyala, biasanya terjadi open sirkuit di intermittently atau lapisan penutupnya jelek
· Periksa earthbolt apakah longgar atau korosi.
· Jika kerusakan tidak dapat diatasi dengan perbaikan wire harness atau penggantian komponen, lihat EF-41 mengenai “Replacement ECU”

REPLACEMENT OF ECU / PENGGANTIAN ECU

Pemeriksaan
Catatan :
· Dalam mengganti ECU, pastikan kerusakan ECU tidak disebabkan oleh factor selain factor kerusakan yang ditunjukkan dalam petunjuk pemeriksaan, kemudian baru ganti ECU.
· Pengukuran tegangan dilakukan pada saat semua hubungan konektor terhubung.
Perhatian :
· Ketika ECU diganti dengan EFI ECU yang baru, gunakan master master key dan hubungkan test terminal dengan earth terminal untuk menyalakan mesin pada saat pertama kali. Mesin tidak akan menyala tanpa menggunakan master key.
· Jika EFI ECU diganti dengan EFI ECU yang tidak baru, mesin tidak akan menyala meskipun menggunakan master key, untuk detailnya lihat Immobilizer Manual.

1. Pemasangan SST
Lihat EF 18 “persiapan troubleshooting menggunakan SST”
2. Pengukuran tegangan dan tahanan
1. Ukur tegangan dan tahanan pada terminal yang akan diukur.
2. Periksa apakah hasil pengukuran tegangan dan tahanan tersebut sesuai dengan spesifikasi menurut “Characteristic of ECU output”

MENGGANTI ECU
1. Lepas kabel dari terminal negatif baterai
2. Lepas glove kompartement
3. Lepas konektor wire harness dari ECU
4. Lepas ECU dengan terlebih dahulu melepas mur dan baut pengaitnya
5. Pasang ECU baru
Perhatian :
Jangan menyentuh bagian dalam ECU. Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan ECU
6. Pasang konektor wire harness ke ECU
7. Pasang glove kompartement
8. Pasang kabel terminal negative baterai

PEMERIKSAAN IDLE-UP CONTROL SYSTEM
WIRING DIAGRAM

Unit pemeriksaan
1. Lepas penutup saringan udara dan komponen yang lainnya
2. Lepas konektor idle-up VSV
3. Ukur tahanan antara terminal VSV
4. Pastikan nilai tahanan terminal sesuai dengan nilai tahanan spesifikasinya. Lihat gambar.
Catatan :
Jika nilai tahanan yang terukur tidak sesuai dengan nilai spesifikasinya, ganti idle-up VSV.

5. Gunakan Mityvac atau vacuum pump dengan tekanan negative sebesar 13,3 kPa (100 mmHg) ke VSV.
6. Periksa apakah tekanan negative yang digunakan pada langkah lima berubah menjadi 0, ketika tegangan dialirkan ke terminal VSV.
Catatan :
Jika tidak berubah, ganti idle-up VSV

PEMERIKSAAN SISTEM VSV no.1

1. Pasang SST diantara konektor EFI ECU dan konektor wire harness, lihat EF-18
2. Ketika mesin berputar, ukur tegangan antara terminal 60 dan 62.
Catatan :
· Pengukuran tidak boleh dilakukan dalam berbagai kondisi, tetapi dilakukan pada 1 kondisi saja.
· Jika hasil pengukuran tidak sesuai dengan nilai spesifikasinya, periksa dan perbaiki komponen yang berkaitan dengan system tersebut.

VSV no.2
1. Pasang SST diantara konektor EFI ECU dan konektor wire harness, lihat EF-18
2. Ketika mesin berputar, ukur tegangan antara terminal 59 dan 62.
Catatan :
· Sistem VSV ini hanya pada kendaraan A/T saja
· Jika hasil pengukuran tidak sesuai dengan nilai referensinya, periksa dan perbaiki setiap komponen yang berkaitan dengan system tersebut.

VSV no.3
1. Pasang SST diantara konektor EFI ECU dan konektor wire harness lihat EF-18
2. Ketika mesin berputar ukur tegangan antara terminal 58 dan 62. Nilai spesifikasi : 0,5 V atau kurang
Catatan :
· VSV ini digunakan untuk system Air Conditioner
· Jika hasil pengukuran tidak sesuai dengan nilai referensinya, periksa setiap komponen yang berkaitan dengan sistemnya.

PEMERIKSAAN SISTEM BAHAN BAKAR

Tangki Bahan Bakar
Unit pemeriksaan
1. Periksa tangki bahan bakar dari keretakan dan kebocoran
2. periksa saluran bahan bakar dari kerusakan dan kebocoran
3. Periksa apakah saluran dan penutup bahan bakar telah terpasang secara benar. Lihat gambar.
4. Periksa apakah ada kerusakan di penutup tangki dan gasket
Catatan :
· Jika tangki bahan bakar atau komonennya ada yang rusak, perbaiki atau ganti tangki bahan bakar
· Ganti gasket jika rusak, juga ganti penutup tangki bahan bakar jika rusak.

Pompa Bahan Bakar
Pemeriksaan

REMOVAL
Lepas kabel dari terminal negative baterai
Lepas tangki bahan bakar
Lihat BO section pada service manual
Perhatian :
Jangan nyalakan api dekat area kerja
3. Lepas pompa bahan bakar

PEMASANGAN
1. Pasang pompa bahan bakar baru ke tangki bahan bakar dengan gasket interposed baru
2. Kencangkan baut pengaitnya
Torsi pengencangannya : 1,5 – 2,5 Nm
3. Pasang tangki bahan bakar dan komponen yang terkait, lihat BO section pada service manual.

SALURAN BAHAN BAKAR
Pemasangan konektor
Lihat BO section pada service manual
Perhatian :
Jauhkan api dari area / daerah kerja
Catatan :
Gunakan selalu gasket dan hoseband (clip) yang baru ketika mengganti komponen dan tangki bahan bakar
Setiap komponen harus dikencangkan sesuai dengan torsi pengencangannya.

 

http://www.camprung.com/2009/12/efi-sistem.html

Ingat Anakku, Cinta Sejati Itu Harga Mati!

Doa Pembersih Jiwa dari Virus Ananiyah (Keakuan)

“ALLOHUMMA YAA WAAHIDU YAA AHAD, YAA WAAJIDU YAA JAWAAD, SHOLLI WA SALLIM WA BAARIK ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIW WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD, FII KULLI LAMHATIW WANAFASIM BI’ADADI MA’LUUMAATILLAHI WA FUYUUDLHOOTIHI WA AMDAADIH“

(Al Habib Syeikh Sayyid Abdul Madjid Ma’roef RA guru dari Sang Prof)

Anakku…

Jika engkau benar-benar cinta kepada anakmu, tiba-tiba ada seseorang datang menawarkan mobil mewah, rumah bertingkat, harta yang melimpah, bahkan membawa anak yang cantik rupawan, minta ditukar dengan anakmu, pasti akal sehatmu akan menolak mentah-mentah tawaran dari orang itu, walaupun anakmu orang yang cacat, buruk rupa.

Ingat, Ini urusan cinta anakku…!!!

.

Anakku…

Jika engkau benar-benar cinta kepada Allah,

Jika engkau benar-benar cinta kepada Rasul,

Tak akan pernah kau gadaikan cintamu dengan puji-pujian, pahala, bahkan kenikmatan surga, dan bidadari, karena engkau pasti akan muak dengan itu semua!

Seperti engkau mempunyai rumah mewah, kekayaan melimpah, bahkan kenikmatan-kenikmatan yang ada,

Akan tetapi apalah arti rumah mewah, kekayaan melimpah, bahkan kenikmatan-kenikmatan yang ada itu jikalau yang kau cintai tidak berada disana?

Pasti engkau akan tersiksa!

Pasti engkau akan sengsara!

Pasti engkau akan merana!

Karena yang engkau cintai tidak berada disana,

.

Begitupula ketika engkau di dalam surga,

Apalah arti surga, dengan kenikmatan-kenikmatan yang tersaji disana kalau tidak ada yang engkau cintai?

Pasti engkau akan tersiksa!

Pasti engkau akan sengsara!

Pasti engkau akan merana!

Ini masalah cinta anakku…!!!

.

Jika engkau benar-benar cinta kepada Allah,

Jika engkau benar-benar cinta kepada Rasul,

Mengapa kamu berpaling selain DIA?,

.

Engkau bawa kemana ibadahmu?

Engkau bawa kemana sholatmu?

Engkau bawa kemana puasamu?

Engkau bawa kemana hajimu?

Engkau bawa kemana mujahadahmu?

Surga kah? Bidadari kah? Atau kenikmatan-kenikmatan sesuai dengan hawa nafsumu itu?

.

Jika engkau benar-benar memang cinta kepada Allah,

Jika engkau benar-benar memang cinta kepada Rasul,

Sudah, lakukan tanpa ada pamrih,

Karena Allah Maha tahu dan sesungguhnya Allah tidak akan pernah mengingkari janjinya,

.

Ingat, Ini urusan cinta anakku…!!!

Apapun itu, cinta sejati tidak akan pernah bisa ditawar,

Karena cinta sejati itu harga mati…!!!

 

(Petuah “Sang Prof”)

.

Catatan kelam perjalana “Si Fakir” yang hina

Dalam Bumi kerendahan, 24 Desember 2011

 

http://www.alamhikmah.org/2011/12/ingat-anakku-cinta-sejati-itu-harga.html

9 Syahwat Perempuan : 1 Syahwat Laki-Laki, Siapa yang Akan Bertahan?

Doa Pembersih Jiwa dari Virus Ananiyah (Keakuan)

“ALLOHUMMA YAA WAAHIDU YAA AHAD, YAA WAAJIDU YAA JAWAAD, SHOLLI WA SALLIM WA BAARIK ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIW WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD, FII KULLI LAMHATIW WANAFASIM BI’ADADI MA’LUUMAATILLAHI WA FUYUUDLHOOTIHI WA AMDAADIH“

(Al Habib Syeikh Sayyid Abdul Madjid Ma’roef RA guru dari Sang Prof)

Tatkala setelah beberapa waktu suami Robiatul Adawiyah meninggal dunia, tiba-tiba ada yang mengetok pintu rumahnya, sambil berucap salam, akhirnya Robiatul Adawiyah membuka pintu rumahnya, dan alangkah terkejutnya ada beberapa gerombolan orang-orang tampan ada didepannya, salah satu dari ada yang Robiatul Adawiyah kenal,namanya Hasan Basyri

“Ada apa wahai saudaraku, Hasan Basyri?” Tanya Robiatul Adawiyah

“Suamimu telah meninggal dunia, dan engkau harus bersuami lagi” tukas Hasan Basyri

“Ya, tetapi siapa diantara yang lebih alim? Maka akan aku jadikan suami untuk diriku” jawab Robiah

Sahabat Hasanpun berkata “Hasan Basyri adalah orang yang alim diantara kita semua, maka dialah yang pantas bersanding denganmu”

“Baiklah, tapi sebelum kau nikahi aku, jawablah empat pertanyaanku,dan setelah kau bisa menjawab maka aku jadi milikmu” jawab Robiah

“Bertanyalah padaku, bila Allah menjodohkan pasti aku bisa menjawab dari pertanyaanmu itu” kata Hasan

“Bagaimana pendapatmu, seandainya aku mati dan keluar dari dunia ini, apakah aku keluar nanti membawa iman atau tidak?” awal pertanyaan yang disampaikan Robiah

“Ini perkara ghoib, tiada yang tahu kecuali Allah” jawab Hasan

“Bagaimana pendapatmu, seandainya aku telah disemayamkan lalu didalam kubur, aku ditanya dua malaikat munkar nakir, apakah aku bisa menjawab dari pertanyaannya” lanjut Robiah

“Ini juga perkara ghoib, tiada yang tahu kecuali Allah” jawab Hasan

“Apabila manusia dikumpulkan pada hari kiamat dan aku menerima buku catatan amalku, apakah kuterima buku catatanku itu dengan tangan kiri atau tangan kanan?” Tanya Robiah

“Ini juga perkara ghoib” sahut Hasan

“Apabila manusia dipanggil dan diadili, pada saat itu apakah aku masuk di neraka atau di surga?” Tanya Robiah

Lagi-lagi dijawab oleh Hasan “ini juga perkara ghoib”

Kemudian Robiahtul Adawiyah berkata “bagaimana engkau bisa layak menjadi suamiku, sedangkan perkara ini saja engkau tidak mengetahuinya, wahai Hasan bisyri..!”

“memangnya berapa bagian Allah menciptakan akal” lanjut Robiah

“Sepuluh bagian, Sembilan bagian untuk laki-laki dan satu untuk perempuan” sahut Hasan

“Berapa bagian Allah menciptakan syahwat?” Tanya Robiah

“Sepuluh bagian, Sembilan untuk perempuan dan satu untuk laki-laki” jawab Hasan

Dengan diplomatis Robiahtul Adawiyah berkata

“Wahai Hasan Basyri, kau tahu aku mampu menjaga sembilan syahwatku dengan satu bagian akal, sedangkan kamu tidak mampu menjaga satu syahwatmu dengan sembilan bagian akalmu”

Saat itu menangislah Hasan Basyri, sambil keluar meninggalkan Robiahtul Adawiyah.

(Misykatul Anwar)

 

http://www.alamhikmah.org/2011/06/9-syahwat-perempuan-1-syahwat-laki-laki.html

Dialog Mengerikan Antara Roh dan Jasad (Saat Hari Peradilan itu Tiba)

Doa Pembersih Jiwa dari Virus Ananiyah (Keakuan)

“ALLOHUMMA YAA WAAHIDU YAA AHAD, YAA WAAJIDU YAA JAWAAD, SHOLLI WA SALLIM WA BAARIK ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIW WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD, FII KULLI LAMHATIW WANAFASIM BI’ADADI MA’LUUMAATILLAHI WA FUYUUDLHOOTIHI WA AMDAADIH“

(Al Habib Syeikh Sayyid Abdul Madjid Ma’roef RA guru dari Sang Prof)

Ingat rumus dunia: SEMUA PASTI HARUS BERPISAH

 

Ingatkah diri ini kalau akan berpulang kepada TuhanNya?,

Ingatkah diri ini kalau akan ada perpisahan antara roh dan jasad?,

Satu persatu, mau tidak mau, cepat atau lambat, JASAD ini akan paksa untuk meninggalkan dunia yang fana’ ini,

Karena rumus dunia “SEMUA PASTI HARUS BERPISAH”,

Pada saat itu,

Label kemuliaan kita tinggalkan,

Label sebagai orang kaya kita tinggalkan,

Label sebagai orang berilmu kita tinggalkan,

Label sebagai orang alim juga kita tinggalkan, dan

Otak yang saat itu kita agung-agungkan, saat itu sudah terpendam tiada berfungsi lagi, dan

Semua sama diangkat, dikubur dan di tinggalkan sendirian dalam kegelapan,

Yang ada hanya iman atau tidak!

Tapi sayang, pernahkah kita memikirkan hal itu?

Akhirnya ketika sangka-kala ditiup dengan pekaknya, jasad terbangun dari kuburnya, tibalah saat pertemuan menegangkan antara roh dan jasad terjadi,

Dalam peradilan Tuhan, jasad siap menjadi tape recorder, memutar dengan rinci dan detail setiap bagian file yang telah terekam dunia,

Kesalahan demi kesalahan yang pernah dibuat, akan segera terbeber dan terbongkar pada saat itu,

Ketika engkau transaksikan jasadmu untuk berbuat maksiat, engkau transaksikan jasadmu untuk menyakiti orang tuamu, orang-orang disekitarmu, engkau transaksikan jasadmu untuk berzinah, jasad akan membongkar dan membeberkan semua, dan

Ketika engkau transaksikan jasadmu berbuat kebajikan, jasad juga akan menunjukkan bukti-bukti kebajikan itu semua,

Dimana dulu di dunia,

Jasad yang engkau manjakan,

Jasad yang engkau nina bobokan,

Jasad yang engkau bela mati-matian, dan

Jasad yang engkau agung-agungkan,

Pada saat itu JASAD akan menjadi musuh terbesar dalam sejarah hidupmu,

Karena pada saat itu tidak ada kompromi antara jasad dan roh,

Tidak ada kerjasama antara jasad dengan roh,

Karena saat itu, jasad akan berkata dengan sejujur-jujurnya,

Tidak ada satupun yang tidak terbongkar dari apa yang telah dilakukan di dunia,

“Dan ditiuplah sangkakala, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka. Mereka berkata: “Aduhai celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat-tidur kami (kubur)?”. Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul-rasul(Nya). Tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja, maka tiba-tiba mereka semua dikumpulkan kepada Kami” (QS Yasin [36] : ayat 51-53)

Ilustrasi dialog antara roh dan jasadPada saat itulah dialog dan negoisasi antara jasad dan roh mulai terjadi

Rohpun berkata “Wahai jasadku kita berjumpa lagi, berapa tahun ya.. kau kutinggalkan ditanam di dalam tanah?”

Jasadpun juga menjawab “Seingatku, sangat lama sekali engkau meninggalkanku terkubur di dalam tanah”

“Taukah engkau kita di bangunkan dan dipertemukan kembali?” Tanya roh kepada jasad

“Iya aku tahu wahai rohku, ketika sangka-kala meniupkan dengan pekaknya aku terbangun, karena tibalah hari dimana aku menjadi saksi atas perbuatanmu di dunia dulu” Jawab jasad kepada roh

“Wahai jasadku, kalau kamu tahu begitu, dimana hari ini adalah hari peradilan, kumohon bantulah aku, tutupilah kesalahanku, tutupilah kemaksiatanku di dalam peradilan Tuhan ketika tibalah giliranku nanti?” ucap roh dengan lirih

“Wahai roh, maaf aku tidak bisa membantumu, karena dimana hari ini adalah hari keadilan dan aku harus jujur sejujur-jujurnya, hari dimana aku harus menjadi saksi perbuatanmu ketika engkau hidup di dunia, maaf sekali lagi maaf aku tidak bisa membantumu wahai roh…..”

“Sekarang tanganku bersaksi, mataku bersaksi, kakiku bersaksi bahkan tidak ada satupun anggota badanku terlewatkan untuk bersaksi atas apa yang engkau perbuat ketika masa hidup itu” Jawab jasad dengan tegas

“Tidak ingatkah ketika kau di dunia, kau kumanja, ketika kau sakit kau kuperhatikan, kubawa kau kedokter agar engkau sembuh, ketika engkau lapar dan haus, kau kuberi makan dan minum agar engkau sehat tidak terserang penyakit, ketika kau mengalami kejenuhan mengurusi permasalahan hidup, kumanja engkau dengan pergi rekreasi untuk menghibur diri”

“Oh jasad… jasad… sekarang kau telah menghianatiku, kau telah menikamku, kau telah tega membuatk buta tidak tahu jalan untuk kembali kepada TuhanKu, kau juga telah menjerumuskanku masukkedalam neraka untuk selama-lamanya, saat ini tiada yang paling kubenci selain engkau jasad!” jawab roh dengan marah

Tapi jasad tidak menggubris sama sekali apa yang dikatakan oleh roh,

Saat itulah tiada pengampunan bagi roh,

Waktu tidak akan berputar kembali,

Tinggallah roh akan menemui penyesalan untuk selama-lamanya,

 

**********

Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat),

dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya,

dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (menjadi begini)?”,

pada hari itu bumi menceritakan beritanya,

karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya.

Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka,

Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.

Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.

(QS Al-Zalzalah[99] 1-8)

 

 

“Hidup Sekali Harus Berarti”

Catatan kelam perjalanan hidup dari si fakir yang hina

Dalam bumi kerendahan, 14-07-2011

http://www.alamhikmah.org/2011/07/dialog-mengerikan-antara-roh-dan-jasad.html

Lezatnya Shalat :)

Kunci-Kunci Merasakan Kelezatan Shalat

Pertama, tingkatkan kualitas membasa dengan tidak tergesa-gesa. Jika Anda ingin mencapai kepada titik kesempurnaan maka tunaikanlah shalat tepat pada waktunya serta jangna tergesa-gesa ketika menunaikannya.

Kedua, keanekaragaman merupakan asas fondasi yang perlu dibina. Mengulang hal yang sama dengan berkali-kali merupakan pintu gerbang munculnya kemalasan dan kejenuhan. Anda harus membaca zikir yang berbeda-beda dan bernuansa untuk setiap rukun shalat, pilihlah untuk setiap shalat zikir yang berbeda-beda. Hiduplah Anda dengan cahaya-cahaya zikir itu.

Ketiga, terapkan yang sedikit itu maka akan mengantarkan Anda kepada hal yang banyak pula. Sedikit-dikit lama-lama jadi bukit.

Keempat, memnuhi panggilan adzan dengan segera, karena hal itu jauh lebih bermanfaat. Dririkanlah shalat setiap kali Anda mendengar seruan adzan. Bergegaslah dengan penuh semangat agar Anda dapat mengusir keinginan dunia dan menanamkan kecintaan mendalam terhadap akhirat serta mendapat balasan ganjaran rezeki maknawi dari shalat yang Anda tunaikan.

Kelima, tempat-tempat yang indah dan waktu-waktu emas, hati akan lebih siap dan lebih bisa menerima serta lebih suci di tempat-tempat yang suci.